Efek Kurang Tidur Terhadap Kinerja Akademik
DOI:
https://doi.org/10.61740/jcp2s.v2i1.15Keywords:
kualitas tidur, capaian belajar, pelajar FEBAbstract
Seorang bisa dikatakan tidur nyenyak jika tak memberikan aneka macam pertanda kurang tidur serta tak mengalami gangguan tidur. Kaum muda, terutama mahasiswa, sering menderita gangguan tidur, yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan dan prestasi akademik. Karena proses pembelajaran terganggu, hal ini dapat mengakibatkan prestasi belajar yang di bawah rata-rata. Penelitian ini dilakukan agar mengetahui bagaimana hubungan capaian belajar mahasiswa semester genap Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan kualitas tidur. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini, yang menggunakan desain penelitian kuantitatif. 34 mahasiswa semester genap dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dipilih sebagai sampel. Bagian pola tidur dan bagian kinerja akademik dari kuesioner adalah dua bagian. Baik prestasi akademik mereka dalam kegiatan belajar mengajar di kampus maupun pola tidur mereka selama seminggu terakhir ditanyakan kepada responden. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelajar FEB semester 2 memiliki korelasi antara keberhasilan akademik dan kualitas tidur mereka.
References
Dewald, J. F., Meijer, A. M., Oort, F. J., Kerkhof, G. A., & Bögels, S. M. (2010). The influence of sleep quality, sleep duration and sleepiness on school performance in children and adolescents: A meta-analytic review. Sleep Medicine Reviews, 14(3), 179-189.
Curcio, G., Ferrara, M., & De Gennaro, L. (2006). Sleep loss, learning capacity and academic performance. Sleep Medicine Reviews, 10(5), 323-337.
Gruber, R., Wiebe, S. T., Wells, S. A., Cassoff, J., & Monson, E. (2016). Sleep and academic success: Mechanisms, empirical evidence, and interventional strategies. Adolescent Research Review, 1(4), 299-320.
Hysing, M., Harvey, A. G., Linton, S. J., Askeland, K. G., & Sivertsen, B. (2016). Sleep and academic performance in later adolescence: Results from a large population-based study. Journal of Sleep Research, 25(3), 318-324.
Wolfson, A. R., & Carskadon, M. A. (1998). Sleep schedules and daytime functioning in adolescents. Child Development, 69(4), 875-887.
Pilcher, J. J., & Walters, A. S. (1997). How sleep deprivation affects psychological variables related to college students' cognitive performance. Journal of American College Health, 46(3), 121-126.
Becker, S. P., Langberg, J. M., & Byars, K. C. (2015). Advancing a biopsychosocial and contextual model of sleep in adolescence: A review and introduction to the special issue. Journal of Youth and Adolescence, 44(2), 239-270.
Lovato, N., & Lack, L. (2013). The effects of napping on cognitive functioning. Progress in Brain Research, 207, 105-130.
Pilcher, J. J., & Huffcutt, A. I. (1996). Effects of sleep deprivation on performance: A meta-analysis. Sleep, 19(4), 318-326.
Curcio, G., Tempesta, D., Scarlata, S., Marzano, C., Moroni, F., Rossini, P. M., ... & Ferrara, M. (2013). Validity of the Italian version of the Pittsburgh sleep quality index (PSQI). Neurological Sciences, 34(4), 511-519.
Singh, S. K., & Jha, C. B. (2014). Effect of sleep deprivation on academic performance in college students. Contemporary Issues and Challenges in Management and Engineering, 1(2), 44-49.
Carskadon dan Brwon (1985). Chronobiology and sleep in adolescence: implications for school performance. diterbitkan di Annals of the New York Academy of Sciences pada tahun 1985.
Albertus Adi. (2023). 5 Dampak Buruk Kurang Tidur bagi Remaja
Hanafi Nilifda, Nadjmir, Hardisman. (2016). Hubungan Kualitas Tidur dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2010 FK Universitas Andalas.
Maya Hafizah. (2023). Mungkinkah Menjadi Juara Kelas Menjamin Kesuksesan Masa Depan.
Ruhil Sabrina. (2021). Dampak Jika Kamu Tidak Membuat Karier Untuk Masa Depan.









